Cara Menghitung PPh Pasal 4 ayat 2 atas Penghasilan dari Hadiah undian

Mendapatkan hadiah undian memang sangat menyenangkan, apalagi hadiah undian yang diperoleh adalah benda atau barang kesukaan atau yang kita impikan. Tapi kalau dapat hadiah undian, jangan senang dulu. Bisa jadi anda harus menyiapkan sejumlah uang untuk membayar pajaknya, yaitu pajak penghasilan atas hadiah undian, kecuali Pajak penghasilan atas hadiah undian ditanggung oleh panitia.


Dalam rangka meningkatkan penerimaan Negara dari sektor pajak, penghasilan berupa hadiah undian dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diterima atau diperoleh orang pribadi dan badan baik dalam negeri maupun luar negeri dikenakan pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasilan sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah bruto nilai hadiah dan bersifat final.

Pengertian nilai hadiah adalah nilai uang atau nilai pasar apabila hadiah tersebut diserahkan dalam bentuk natura misalnya mobil.


Objek Pajak Penghasilan atas hadiah undian adalah : Hadiah undian dengan nama dan dalam bentuk apapun. Yang dimaksud dengan hadiah undian adalah hadiah dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diberikan melalui undian.

Seperti diuraikan diatas Tarif Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) atas hadiah undian adalah sebesar 25% dari jumlah bruto nilai hadiah undian.


Penyelenggara undian adalah orang pribadi, badan, kepanitiaan, organisasi (termasuk organisasi internasional) atau penyelenggara lainnya termasuk pengusaha yang menjual barang atau jasa yang memberikan hadiah dengan cara diundi.

Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) wajib dipotong atau dipungut oleh penyelenggara undian tersebut.

Contoh kasus :

PT. Anugerah Sentosa Jaya raya menyelenggarakan program undian berhadiah uang tunai Rp.500.000.00,00. Sebagai terimakasih perusahaan kepada konsumen dari produk mereka berupa sabun deterjen merk "wow". Pemenang Undian diumumkan pada bulan April 2012 yang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun Televisi Nasional. Saat Pengumuman pemenang undian disebutlah nama " Sule Muntariah" yang mendapatkan hadiah undian sebesar Rp.500.000.000,00. Penyerahan hadiah dilakukan sehari setelahnya yaitu pada tanggal 20 April 2012 dimana Pajak ditanggung oleh Pemenang.

Pada saat penyerahan hadiah  oleh PT. Anugerah Sentosa Jaya raya apa saja yang menjadi kewajiban perpajakan yang harus diselesaikan oleh perusahaan ini?

Jawaban :
PT. Anugerah Sentosa Jaya raya memotong PPh Pasal 4 ayat 2 atas hadiah undian yang diterima oleh Sule Muntariah sebesar 25 % dari jumlah bruto nilai hadiah undian. PPh Pasal 4 ayat 2 yang wajib dipotong adalah : 25%  x Rp.500.000.000,- = Rp.125.000.000,-

Setelah dihitung berapa PPh Pasal 4 ayat 2 atas hadiah undian tersebut, PT. Anugerah Sentosa Jaya raya harus melaksanakan :
1. Membuat bukti potong PPh Pasal 4 ayat 2 dan memberikannya kepada Sule Muntariah
2. Menyetorkan PPh Pasal 4 ayat 2 tersebut paling lama tanggal 10 mei 2012
3. Melaporkan pemotongan PPh Pasal 4 ayat 2 tersebut menggunakan SPT Masa PPh yang bersifat Final Pasal 4 ayat 2 Masa Pajak April Paling lambat tanggal 21 Mei 2012 ke KPP PT. Anugerah Sentosa Jaya raya terdaftar. 
4. Sule Muntariah melaporkan bukti potong PPh bersifat Final tersebut pada SPT Tahunan PPh OP Tahun 2012. 

dasar hukum :
Peraturan Pemerintah Nomor 132 tahun 2000



Anda baru saja selesai membaca Artikel tentang Cara Menghitung PPh Pasal 4 ayat 2 atas Penghasilan dari Hadiah undian, Terimakasih Telah membaca Artikel Cara Menghitung PPh Pasal 4 ayat 2 atas Penghasilan dari Hadiah undian. Anda boleh menyebar Luaskan atau Share melalui FB, Twiter G+ dan lainnya jika Artikel Cara Menghitung PPh Pasal 4 ayat 2 atas Penghasilan dari Hadiah undian ini sangat bermanfaat bagi anda atau rekan anda, melalui Link Cara Menghitung PPh Pasal 4 ayat 2 atas Penghasilan dari Hadiah undian sebagai Sumbernya.

0 komentar:

Trik dan Tips Excel

Ketentuan Umum Perpajakan

Windows Movie Maker

Pajak Pertambahan Nilai

Serba Serbi