Jenis-jenis SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi (OP) atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dalam kaitannya dengan perpajakan, Wajib Pajak (WP) memiliki 2 kewajiban perpajakan yang utama, yaitu menyetor dan melaporkan pajak yang terutang. Sebagai sarana pelaporan pajak yang terutang, Wajib Pajak menggunakan Surat Pemberitahuan (SPT). SPT terbagi menjadi 2 macam, yaitu SPT Masa dan SPT Tahunan.

SPT Tahunan adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran Pajak Penghasilan (PPh), objek PPh dan/atau bukan objek PPh, dan/ atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak.

Tahun Pajak adalah jangka waktu 1 (satu) kalender kecuali bila Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender. Bagian Tahun Pajak adalah bagian dari jangka waktu 1 (satu) Tahun Pajak.

SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi terdiri dari 3 jenis formulir, yaitu:

1. SPT Tahunan PPh WP OP 1770
Digunakan bagi orang pribadi yang sumber penghasilannya antara lain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas, seperti dokter yang melakukan praktek, pengacara, pedagang, pengusaha, konsultan dan lain-lain  yang pekerjaannya tidak terikat, termasuk PNS/TNI/POLRI yang memiliki kegiatan usaha lainnya.

2. SPT Tahunan PPh WP OP 1770S
Digunakan bagi orang pribadi yang sumber penghasilannya diperoleh dari satu atau lebih pemberi kerja dan memiliki penghasilan lainnya yang bukan dari kegiatan usaha dan/ atau pekerjaan bebas.
Contohnya karyawan, PNS, TNI, POLRI, Pejabat Negara, yang memiliki penghasilan lainnya antara lain sewa rumah, honor pembicara/pengajar/pelatih dan sebagainya.

3. SPT Tahunan PPh WP OP 1770SS
Digunakan bagi orang pribadi yang sumber penghasilannya dari satu pemberi kerja (sebagai karyawan) dan jumlah penghasilan brutonya tidak melebihi Rp60.000.000 (enam puluh juta rupiah) setahun serta tidak terdapat penghasilan lainnya kecuali penghasilan dari bunga bank dan bunga koperasi. Pada Tahun pajak 2013 yang akan dilaporkan paling lambat 31 Maret 2014, bentuk formulir 1770 SS mengalami perubahan, apa saja yang menjadi perubahannya dan bagaimana cara mengisi formulir SPT PPh OP 1770 SS yang baru silahkan baca  Bentuk dan Cara Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 SS tahun 2013

formulir SPT Tahunan PPh OP 1770SS


sumber : buku panduan pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi



Anda baru saja selesai membaca Artikel tentang Jenis-jenis SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi, Terimakasih Telah membaca Artikel Jenis-jenis SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi. Anda boleh menyebar Luaskan atau Share melalui FB, Twiter G+ dan lainnya jika Artikel Jenis-jenis SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi ini sangat bermanfaat bagi anda atau rekan anda, melalui Link Jenis-jenis SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi sebagai Sumbernya.

0 komentar:

Trik dan Tips Excel

Ketentuan Umum Perpajakan

Windows Movie Maker

Pajak Pertambahan Nilai

Serba Serbi