Contoh perhitungan PPh Pasal 21 bagi yang memiliki NPWP maupun yang tidak memiliki NPWP

Berdasarkan pasal 21 ayat 5 huruf a Undang-Undang pajak Penghasilan Nomor 36 Tahun 2008 disebutkan bahwa : "Besarnya tarif sebagaimana dimaksud pada ayat (5) yang diterapkan terhadap Wajib Pajak yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak lebih tinggi 20% (dua puluh persen) daripada tarif yang diterapkan terhadap Wajib Pajak yang dapat menunjukkan Nomor Pokok Wajib Pajak."

Kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat dibuktikan oleh Wajib Pajak, antara lain, dengan cara menunjukkan kartu NPWP.        

Contoh cara menghitung Pajak Penghasilan Terutang :

Misalnya Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp 60.000.000,00

Pajak Penghasilan yang harus dipotong bagi Wajib Pajak yang memiliki NPWP adalah:

  5% x Rp50.000.000,00
 = Rp 2.500.000,00

15% x Rp10.000.000,00
 = Rp1.500.000,00 (+)

Jumlah
    Rp 4.000.000,00


Pajak Penghasilan yang harus dipotong jika Wajib Pajak tidak memiliki NPWP adalah:

  5% x 120% x Rp50.000.000,00
 = Rp3.000.000,00

15% x 120% x Rp10.000.000,00
 = Rp1.800.000,00 (+)

Jumlah  
    Rp 4.800.000,00

catatanku :
5% x 120% = 6%
15% x 120% = 18%



Anda baru saja selesai membaca Artikel tentang Contoh perhitungan PPh Pasal 21 bagi yang memiliki NPWP maupun yang tidak memiliki NPWP, Terimakasih Telah membaca Artikel Contoh perhitungan PPh Pasal 21 bagi yang memiliki NPWP maupun yang tidak memiliki NPWP. Anda boleh menyebar Luaskan atau Share melalui FB, Twiter G+ dan lainnya jika Artikel Contoh perhitungan PPh Pasal 21 bagi yang memiliki NPWP maupun yang tidak memiliki NPWP ini sangat bermanfaat bagi anda atau rekan anda, melalui Link Contoh perhitungan PPh Pasal 21 bagi yang memiliki NPWP maupun yang tidak memiliki NPWP sebagai Sumbernya.

0 komentar:

Trik dan Tips Excel

Ketentuan Umum Perpajakan

Windows Movie Maker

Pajak Pertambahan Nilai

Serba Serbi